Kemampuan mengetik cepat dengan menggunakan 10 jari masih jarang dimiliki oleh kebanyakan orang, padahal kita telah masuk di era perkembangan tekhnologi yang begitu cepat.
Di era ini, percepatan melakukan aktivitas sangat diperlukan, tak terkecuali aktivitas mengetik.
Untuk itu, Tholibul Course membuka kursus mengetik 10 jari yang insya ALLAH dapat membantu Anda menguasai teknik mengetik dengan cepat.
Kursus ini terbuka untuk semua kalangan dan dimana saja mereka berada, karna telah menggunakan sistem pembelajaran berbasis online.
Dalam kursus ini Anda akan mempelajari tentang manfaat mengetik 10 jari, posisi duduk saat mengetik, penataan monitor, penataan naskah ketikan, pembagian jari beserta kawasan hurufnya dan lain sebagainya.
Tidak hanya itu, beberapa fasilitas juga dapat Anda peroleh jika mengikuti kursus ini, diantaranya:
1. Materi via WA
2. Video
3. Latihan
4. Games ngetik 10 jari
5. Sembilan e-book
6. Slide desain.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: 0813 5482 1004.
[ KURSUS KOMPUTER & ENGLISH LANGUAGE COURSES ]
.
.
.
✏ Pilihan Paket Belajar:
.
◎ MS. Office Professional (excel, word & ppt)
-----[ 12x pertemuan ]-----
◎ Desain Grafis (photoshop & corel draw)
-----[ 12x pertemuan ]-----
◎ Web/Blog
-----[ 8x pertemuan ]-----
◎ English Language (grammar, writing, speaking, listening & pronunciation)
-----[ 30x pertemuan ]-----
.
.
.
◎ Assalmu'alaikum ...
.
◎ Apa kareba Makassar?
.
◎ PTC Indonesia kembali MEMBUKA PENDAFTARAN peserta baru, tentunya dengan konsep belajar yang lebih asyik, menyenangkan, serta tenaga pengajar yang berpengalaman
.
.
Fasilitas:
◎ Buku/Modul
◎ Sertifikat
◎ Laptop/PC di Sediakan
◎ Souvenir
◎ Bergabung di Grup Alumni
◎ Free Wi-Fi
◎ Kelas Belajar yang Nyaman
.
.
◎ Insya ALLAH kelas dimulai tanggal 5 Mar. 2018
.
.
◎ Lokasi:
◎ Jl. Pelita Raya no. 11 Makassar (samping Alfa Mart 24 jam)
.
.
◎ Ayo buruan daftar!
.
.
◎ Peserta terbatas hanya 10 orang/kelas
.
.
◎ Pendaftaran dimulai tanggal, 17 Februari 2018 - 4 Maret 2018
.
.
◎ Pendaftaran akan ditutup setelah kuota peserta penuh
.
.
◎ Biaya kursus Rp 1.000.000,-
◎ Masukkan kode voucher di pojok kiri atas untuk dapatkan diskon 45% !!! Jadi hanya bayar Rp 550.000,- saja ...
.
.
◎ Sangat murah !!! di bandingakan tempat kursus lainya
.
.
◎ Tunggu apa lagi, segera daftarkan diri anda, kerabat, bahkan anak anda
.
◎ Daftar: mediaphazolle.wordpress.com/beranda/daftar/
.
.
◎ Info lebih lanjut hubungi: 0853 9425 2941
.
.
#semogaBermanfaat #pusatInformasiKegiatan #mediaPartnerPublikasi #eventMakassar #pajokkaEvent #kursusKomputer #kursusBahasaInggris
Menuntut ilmu agama merupakan kewajiban bagi setiap ummat Islam, sebagaimana sabda Rosulullah saw:
”Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah. Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Ibnu Majah no. 224)
Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk melalaikan kewajiban ini, apalagi di zaman sekarang yang dengan kecanggihan tekhnologi, dapat lebih memudahkan orang untuk menuntut ilmu.
Namun terkadang, sebagian orang belum menyadari kewajibannya itu. Biasanya karena beberapa faktor, seperti malas, sibuk, dan tidak paham bahwa itu wajib.
Mari kita bahas satu per satu:
1. Malas
Malas ini adalah sebuah penyakit yang menimpa seseorang, bisa di sebabkan karna kurangnya aktivitas, banyaknya maksiat, tidak kreatif, dan lain sebagainya.
Sebagaimana orang yang sakit, untuk menyembuhkan nya tentu perlu obat, maka dari itu, obat yang pertama ialah doa. Ya ... doa, doa merupakan senjata ummat muslim, dengan doa sesuatu yang tadinya terlihat tidak mungkin, dapat menjadi tiba-tiba mungkin. Sebab ALLAH swt. Maha Perkasa, jika Ia menginginkan sesuatu, Ia hanya berfirman "KUN", maka jadilah sesuatu tersebut.
Berdoalah kepada ALLAH swt. agar dilindungi dari sifat malas, ummat-ummat terdahulu juga biasa memohon kepada ALLAH swt. agar dilindungi dari sifat malas.
Sifat malas dapat menggerogoti waktu kita yang sangat berharga, bagaimana tidak, jika malas telah merajalela, tubuh mulai sulit bergerak, dan akhirnya hanya tidur-tiduran dan membuang-buang waktu dengan perkara yang tidak bermanfaat.
Padahal umur kita sangatlah terbatas, kita bisa mati kapan saja, malaikat mau bisa datang tanpa mengutuk pintu terlebih dahulu. Coba bayangkan, jika kita sedang membuang-buang waktu untuk perbuatan yang sia-sia, dan tiba-tiba malaikat maut datang, apa yang akan kita lakukan?
Maka dari itu, mohonlah kepada ALLAH swt. agar dilindungi dari sifat malam, dan di sertai dengan tekad yang kuat dari dalam diri untuk meninggalkan sifat malas tersebut.
Diantara beberapa tips menghindari rasa malas ialah, jika malas mulai datang, jangan mencari tempat untuk tidur, usahakan dukuk, bahkan lebih bagus lagi berdiri, atau jalan-jalan kecil di sekitar kamar. Sambil melafalkan istighfar, insya ALLAH malas mulai pergi, dan pikiran mulai kembali segar dan siap melakukan aktivitas selanjutnya.
2. Sibuk
Jangan sebut diri anda sibuk, jika petualangan anda hanya sebatas, rumah/kos, kampus/sekolah, dan kantin. Itu masih tidak pantas di sebut sibuk, sibuk itu ketika kita telah terbang kemana-mana, di panggil dimana-mana, dan di cari-cari dimana-mana, karena kebermanfaatan yang kita lakukan.
Kita di anugerahi oleh ALLAH swt. 24 jam dalam sehari, maka manfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Dan sebaik-baik pemanfaatan waktu, adalah melaksanakan ketaatan kepada Sang Pemilik Waktu.
Ibadah jangan di artikan hanya sebatas sholat, puasa, dan dzikir saja, bahkan jalan-jalan pun bisa bernilai ibadah. Setiap lini kehidupan kita dapat bernilai ibadah, jika niatnya karna ALLAH swt. dan sesuai dengan tuntunan Rosulullah, insya ALLAH.
Sebagaimana yang kita ketahui, Islam mengatur setiap inci kehidupan manusia, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Oleh sebab itu, dapat kita tarik kesimpulan bahwa setiap inci kehidupan kita pun bisa bernilai ibadah, insya ALLAH.
Namun yang namanya manusia pasti pernah melakukan dosa, dan sangat sulit untuk terhindar secara kaffah dari yang namanya dosa. Oleh sebab itu, sebaik-baik manusia bukanlah yang tidak pernah berbuat dosa, melainkan yang ketika berbuat dosa, ia segera kembali kepada ALLAH swt. (bertaubat).
“Setiap bani Adam berbuat dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang bertaubat.” (HR. Ibnu Majah).
Kembali ke masalah waktu, kita harus cerdas dalam mengelola waktu, karna waktu itu ibarat pedang.
Dalam kitab Al Jawaabul Kaafi karya Ibnul Qayyim disebutkan bahwa Imam Syafi’i pernah mendapatkan pelajaran dari orang sufi. Inti nasehat tersebut adalah:
“Waktu laksana pedang. Jika engkau tidak menggunakannya, maka ia yang malah akan menebasmu. Dan dirimu jika tidak tersibukkan dalam kebaikan, pasti akan tersibukkan dalam hal yang sia-sia.” (Sumber: Rumaysho.com)
Jika planning kita dalam memanfaatkan waktu tidak baik, maka setan lah yang akan membuatkan planning kepada waktu kita, tentu jika setan yang membuatkan pasti akan di arahkan ke sesuatu yang buruk.
Saya terkadang memberi jadwal tiap pekannya, misalnya hari senin harus melakukan apa, hari selasa haru apa, dan seterusnya. Contoh: hari senin adalah waktu menghafal, maka inti dari kegiatan saya hari senin adalah menghafal, sambil melaksanakan kegiatan-kegiatan lain. Jadi, jika pada hari senin tiba-tiba ada waktu yang kosong, maka teringatlah bahwa hari ini adalah hari menghafal. Sehingga dalam mengantri pun waktu tidak terbuang sia-sia.
Atau bisa juga membawa buku kemana-mana, jadi jika ada waktu yang kosong, boleh membaca buku. Dan lebih bagus lagi kalau membaca Al-Qur'an.
Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menuntut ilmu agama, apalagi hanya beralasan dengan kata "sibuk".
Bahkan seharusnya, kita menyempatkan waktu untuk menuntut ilmu agama, bukan malah menunggu waktu kosong untuk bermajelis ilmu. Karna kitalah yang sebenarnya sangat memerlukan ilmu, bukan ilmu yang memerlukan kita. Maka sangat tidak pantas bagi kita, menunggu waktu luang untuk menuntut ilmu.
3. Tidak paham kewajiban sendiri
Inilah makanya di perlukan menuntut ilmu, darimana kita bisa tau hukum-hukum segala sesuatu jika kita tidak pernah belajar, tidak pernah membaca buku, tidak pernah bermajelis ilmu.
Alangkah sengsaranya hidup ini, jika terus-menerus berlarut-larut dalam kebodohan. Tidak tau mana yang benar, dan mana yang salah. Pokoknya yang di anggap kebanyakan orang benar, itulah yang benar, padahal tidak! Karna patokan kebenaran hanya bersumber dari Al-Qur'an dan hadist.
Maka dari itu, mulailah membuka hati, mulailah menyadari, bahwa ilmu itu sangat penting, ilmu itu adalah kebutuhan.
Jangan sampai kita S3 dalam ilmu dunia, namun masih TK dalam ilmu agama. Na'udzubillah ... semoga ALLAH swt. melindungi kita semua dari kebodohan dalam agama.
Mulai menuntut ilmu agama
Setelah menyelesaikan masalah pribadi kita yang enggan untuk menuntut ilmu, maka langkah selanjutnya ialah giatkan menuntut ilmu agama!
Sadarilah bahwa kita adalah orang yang bodoh, yang sangat membutuhkan cahaya ALLAH (baca: ilmu) untuk mengarungi bahtera kehidupan.
Dengan menyadari hal itu, insya ALLAH semangat akan mulai terbetik, dan langkah kaki akan semakin ringan.
Yang tatkala perlu untuk kita ketahui adalah tempat kita mengambil ilmu, jangan sampai karena semangat yang berkobar-kobar menyebabkan kita masuk ke majelis ilmu bid'ah, atau masuk ke aliran-aliran sesat yang mengatasnamakan Islam.
Sebagai penuntut ilmu pemula, tentu masih bingung dengan majelis-majelis mana saja yang sesuai dengan tuntunan Rosulullah. Maka dari itu, perlu kita memahami bahwa ilmu adalah sesuatu yang bersumber dari ALLAH dan Rosul-Nya. Berarti kita dapat menganalisis, jika pemateri atau ustadz tempat kita menuntut ilmu menyampaikan apa yang bersumber dari ALLAH dan Rosul-Nya, maka insya ALLAH itu adalah ilmu yang lurus. Jika pemateri menyampaikan pendapat pribadinya, bisa jadi itu bukan ilmu, apalagi jika menghukumi suatu perkara dengan hanya mengandalkan perasaan atau logika, maka dapat di pastikan itu keliru. Karna menghukumi sesuatu haruslah berdasarkan dalil, bukan logika ataupun prasangka.
Saya merekomendasikan tempat menuntut ilmu agama yang insya ALLAH pemahamannya lurus, metodenya lurus, dan orang-orang nya adalah orang yang lurus.
Dapat dilihat dari metode pengajarnya yang di mulai dari memperbaiki bacaan Al-Qur'an kita, sembari mengisi kepala dengan kajian-kajian rutin, baik itu mengkaji kitab-kitab para ulama salaf, maupun mengkaji Al-Qur'an beserta hadist-hadist yang terkait.
Tempat yang saya maksud adalah Wahdah Islamiyah, organisasi keagamaan yang berpusat di Makassar ini, rutin mengadakan kelas-kelas tarbiyah yang terbuka untuk umum.
Di dalamnya di bahas mengenai ilmu tajwid, fiqh, dan lain sebagainya, yang dapat menambah pemahaman dan ilmu kita mengenai persoalan agama yang indah ini (baca: Islam).
Tunggu apa lagi? Silahkan mencari kelompok-kelompok tarbiyah yang ada di sekitar anda. Dan jangan lupa, perbaiki niat, menuntut ilmu untuk mendapatkan pahala dan ridho ALLAH swt.
Semoga bermanfaat.
Wawlahu a'lam
Komunitas Pecandu Aksara menggelar Blogging Workshop for Newbie, dengan mengangkat judul 'Cara Membuat dan Menulis Kreatif di Blog'.
Menghadirkan Suryani Palamui—owner Makassar Event—sebagai pemateri, kegiatan ini berlangsung pada ahad (15/10/2017) malam.
Di hadiri oleh sekitar 20-an peserta, dan bertempat di Cafetaria99, Jalan Todopuli III No.261A, Kompleks Pasar Segar, Makassar.
"Blog itu seperti portofolio nya kita, artinya orang bisa tau karakter atau gambaran tentang diri kita, melalui tulisan-tulisan kita di blog." Kata Suryani, saat membawakan materi.
Pemilik web www.suryanipalamui.com ini, telah memenangkan berbagai kompetisi nge-blog yang di adakan di Makassar.
Selain sebagai agenda pekanan komunitas Pecandu Aksara, juga di harapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat menambah wawasan para peserta dalam hal nge-blog.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Arif ini, ditutup dengan sesi foto bersama.
Namanya Abizar, usianya baru 3 tahun. Anak-anak lain seusianya sedang asyik bermain tapi Abizar harus menerima kenyataan pahit.
Awalnya, ibu Abizar, Rapika (22), membawa anaknya ke rumah sakit di Palopo. Dokter saat itu mengatakan bahwa Abizar mengalami usus turun dan harus segera dioperasi. Sesaat sebelum dioperasi, dokter lalu mengatakan bahwa Abizar menderita tumor testis.
Operasi berjalan dengan baik. Namun, kondisi Abizar malah semakin kritis. Ia sempat dibawa pulang ke rumah sebelum akhirnya dirawat kembali di Rumah Sakit At Medika, Palopo. Pasca operasi, perut Abizar membesar dan ia hanya bisa terbaring lemah tak berdaya.
Kedua orangtua Abizar ingin membawa anaknya ke Rumah Sakit di Makassar. Berita terakhir, mereka masih menunggu konfirmasi rujukan BPJS ke RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Abizar dilahirkan dari golongan yang tak mampu. Ayah Abizar, Azkar (23), sehari-hari hanya menjadi kuli di usaha Batu Bata di Purangi, Palopo. Walau memiliki BPJS, tapi mereka butuh biaya untuk menanggung kebutuhan selama di Makassar, misalnya biaya obat yang tak ditanggung oleh BPJS.
Sekiranya ada yang ingin membantu pengobatan Abizar agar bisa kembali ceria seperti dulu, sekecil apapun, akan sangat berarti...
Salurkan langsung bantuan Anda ke nomor rekening adik dari ibu Abizar:
BANK BRI
No Rekening 2148-01-005928-53-0
Komunitas Pecandu Aksara kembali menggelar Writing Camp yang ke-4, bertempat di Taman Prasejarah Leang-Leang, Maros.
Kegiatan yang di adakan pada hari sabtu - ahad (7 - 8/10/2017) ini, mengangkat judul 'Menjadi Penulis Dalam 2 Hari 1 Malam'.
Dalam kegiatan ini, membahas 6 materi kepenulisan, diantaranya: citizen jurnalis, opini, puisi, cerpen, militansi litersai, dan EBI (Ejaan Bahasa Indonesia).
Di ikuti oleh sekitar 30-an peserta, kegiatan ini juga di rangkaikan dengan acara ulang tahun Pecandu Aksara yang pertama.
“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, teman-teman yang mengikuti writing camp nantinya bisa menjadi penulis-penulis baru, dan bisa berkontribusi banyak dalam gerakan literasi khususnya di kota Makassar." Ujar Fahri Djaman—founder komunitas Pecandu Aksara.
Di antara yang membawakan materi pada kesempatan kali itu adalah Fahri Djaman, Nur Rahmat Hidayat, Wododo Wijayakusuma, Nur Rahma, Ratu Bulqis, dan Ma'arif Aan.
Kopertis Wilayah IX, dalam hal ini Bidang Kemahasiswaan menggelar Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa, pada jum'at - sabtu (6 - 7/10/2017).
Bertempat di hotel Maxone, jl. Taman Makam Pahlawan no. 2 - 5, kopertis mengundang 1 perwakilan mahasiswa dari 50 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di bawah naungan kopertis wilayah IX.
Menghadirkan 5 pemateri, diantaranya: Prof. Dr. Ir. Hj. Andi Niartiningsih, M.P—koordinator kopertis wilayah IX Sulawesi, Dr. Ir. Abd. Rasyid Jalil, M.Si—wakil rektor 3 Unhas, Prof. Dr. Muhammad Hattah Fattah, M.P, Prof. Dr. H. Muhibudddin, M.P, dan Prof. Dr. H. Guntur Yusuf, M.P—dosen kopertis wilayah IX.
Kegiatan yang di buka pada hari jum'at pukul 14.00 WITA ini, diisi oleh 5 materi, diantaranya: 'kebijakan pengembangan kemahasiswaan', 'pengembangan kreativitas mahasiswa', 'tata cara, teknik dan gaya penulisan karya ilmiah, karya kreatif, inovatif dan kompetitif', 'penulisan proposal kertas karya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) kewirausahaan', dan 'pengembangan ilustrasi dan media dalam presentasi karya ilmiah'.
"Bersyukurlah ananda sekalian yang di undang dalam kegiatan ini, karna kopertis wilayah IX menaungi 6 provinsi, yang di dalamnya terdapat 365 PTS, dan hanya 50 PTS yang di undang dalam kegiatan ini." Ujar ibu Prof. Niartiningsih, ketika memberikan kata sambutan.
Beliau juga menambahkan, bahwa kegiatan ini di harapkan dapat memberikan bekal bagi para peserta untuk menghadapi dunia luar.
Kegiatan ini di proyeksikan agar para mahasiswa dapat mengambil peran dalam kegiatan-kegiatan yang di adakan pemerintah, khususnya PKM, Mawapres (Mahasiswa Berprestasi), dan Pimnas (PKM Nasional).
Di akhir kegiatan, perwakilan peserta—Hans Victory, dari Stikes Balik Diwa—di minta untuk menyampaikan testimoni tentang kegiatan ini. "Ini adalah kegiatan yang luar biasa, kenapa seperti itu? Karna kapan lagi bisa mengikuti kegiatan seperti ini, yang waktunya sangat tepat dengan agenda Pimnas." Tuturnya.
Kegiatan di tutup secara resmi oleh Prof. Dr. H. Muhibudddin, M.P, sekitar pukul 12.00 WITA, dan dilanjutkan dengan makan siang bersama.
Memanfaatkan kehadiran ustadz Khalid Basalamah di Makassar, LPDKI (Lembaga Pusat Dakwah Kampus Islami) UMI (Universitas Muslim Indonesia) menggelar Kajian Islam Ilmiah.
Bertempat di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI, jl. Urip Sumohardjo km 5, Makassar. Pada kamis (5/10/2017) siang.
Mengangkat judul 'Raihlah Pahala, Solusi Penambahan Rezki dan Meraih Surga, Dari Saudara Muslim', seperti biasa, kegiatan ini dihadiri oleh ribuan orang muslim dan muslimah.
"Kalau ada ummat Nabi Muhammad saat ini yang tidak mengakui Nabi Isa adalah Nabi, ia bisa kafir. Juga jika ia tidak mengakui Nabi Musa sebagai Nabi, juga bisa jadi kafir. Jadi muslim itu, yang mengimani keseluruhan risalah Nabi Muhammad saw." Kata ustadz Khalid, yang juga merupakan alumni UMI.
Alumni Universitas Islam Madinah Arab Saudi ini, juga menyampaikan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, berbunyi: “Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang membinasakan, para sahabat berkata: Wahai Rasulullah apakah perkara-perkara itu ? Rasululah menjawab: Menyekutukan Allah, Perbutan sihir, Membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan alasan ynang benar, Memakan riba, Memakan harta yatim, Lari dari peperangan, dan Menuduh berzina wanita mu’min yang menjaga kehormatannya (Wanita Baik-baik).
Ada pemandangan menarik ketika mengunjungi acara Kajian Spesial yang dibawakan oleh ustadz Khalid Basalamah hafizhahullah, di masjid Agung 45, Jl. Urip Sumoharjo KM 4, Makassar.
Kegiatan yang dihadiri ribuan orang ini, menampakkan tatanan alas kaki yang sangat rapi. Padahal umumnya, kegiatan yang dihadiri oleh banyak orang, sulit untuk teratur dalam hal penataan alas kaki.
Berlangsung pada selasa (3/10/2017) malam, kegiatan yang diorganisir oleh KH-B Makassar ini, juga di dukung oleh Kalla Grup dan Bosowa Foundation.
Mengangkat tema tentang kedudukan para ulama, ustadz Khalid mengatakan, "ulama adalah seseorang yang mempelajari, mendalami, menghafal semua isi di dalam Al-Qur'an, sesuai dengan petunjuk RosûlulLâh dan para sahabat."
Sesi kedua acara ini, dilaksanakan setelah sholat isya secara berjamaah, dan berakhir sekitar pukul 9 malam.
[ KURSUS MENULIS ONLINE ]
.
--- 100% Garansi Bisa Menulis ---
.
Kalian sibuk, tp Mau kursus menulis, ikut aja di kursus online MIB Indonesia 😊😉
.
Kursus sistem Online via WA. Tersedia dua Kategori Kelas:
.
1. Kursus Jurnalistik
Oleh: Ruslan Anwar
Prestasi:
✩Wartawan di garistengah.com dan apakabarkampus.com
✩Tulisan (citizen journalism) pernah dirilis di koran Tribun dan Go Sulsel.
✩Tentor MIB Indonesia
.
2. Kursus Pantun
Oleh:Khasmirah Hamsiohan, ST., M. Si
Prestasi :
✩Pendiri UKM Pantun dan Seni Kreatif Unhas, 2010
✩Juara 2 Lomba Festival Pantun Nusantara oleh Dinas Pariwisata Sulsel, 2012
✩Juara 10 besar Pemantun terbaik pada International Pantun Festival-PPIB, di Malaysia, 2016
.
16x pertemuan (30 menit/pertemuan). Waktu ditentukan bersama.
.
Biaya Kursus : 200 rb (kelas reguler). Tersedia kelas Private
.
Fasilitas:
*File materi
*File Sertifikat
*Konsultasi gratis
*Kartu Member MIB
.
Ket:
*Kartu Member MIB dapat digunakan oleh anggota untuk menerbitkan buku secara gratis di MIB Indonesia :)
.
Chat segera:
Line/WA/No hp: 085256421347
.
Kuota peserta TERBATAS :)
.
#semogaBermanfaat #pusatInformasiKegiatan #mediaPartnerPublikasi #eventNasional #kursusOnline
Manusia adalah makhluk sosial, yang artinya ia tidak bisa lepas daripada interaksi sosial. Baik dalam hal mencari makan, sampai dalam hal pemuasan keinginan hidup, atau bisa di sebut sebagai aktualisasi diri.
Dr. Johannes Garang mengatakan bahwa makhluk sosial adalah makhluk berkelompok dan tidak mampu hidup menyendiri.
Dapat di katakan bahwa, ciri dari manusia ialah memiliki kelompok, sekalipun itu kelompok yang paling kecil seperti keluarga, ataupun teman bermain.
Dalam melakukan interaksi sesama manusia, nilai-nilai kebaikan sangat di junjung tinggi. Bahkan, di sediakan hukuman (baca: UUD) bagi siapa saja yang melanggar nilai tersebut.
Dengan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam interaksi sehari-hari, in shaa ALLAH hubungan antar sesama akan berlangsung baik. Sehingga dampaknya dapat di rasakan, misalnya ada bantuan ketika sedang kesulitan, ada yang meminjamkan uang ketika butuh, dan lain sebagainya.
Nilai-nilai kebaikan tersebut, bisa di artikan sebagai sifat, contohnya: sopan, ramah, tidak mencela, sabar, dan sifat-sifat yang di sepakati semua orang bahwa itu baik.
Dalam tingkatan yang lebih tinggi, manusia itu senang di beri hadiah, senang mendapatkan sesuatu secara cuma-cuma/gratis.
Hal ini dapat kita manfaatkan, guna untuk merekatkan hubungan baik antar sesama manusia. Apalagi pada saat sedang ada masalah, atau sedang bermusuhan, saya rasa memberi hadiah bisa di jadikan solusi untuk memperbaiki hubungan silaturahmi.
Memberi hadiah juga merupakan sunnah, sebagaimana sabda RosûlulLâh saw.
“Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani t dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601)
Tidak perlu hadiah yang mahal atau mewah, yang penting hadiah tersebut bukan sesuatu yang buruk, maka itu sudah cukup untuk menyenangkan hati saudara kita.
Apalagi bagi pasangan suami istri, saling memberi hadiah sudah menjadi barang penting, agar hubungan semakin erat dan mesrah. Sehingga jauh dari kata-kata cerai, yang merupakan perkara halal namun di benci oleh ALLAH swt.
Memberi terkadang menyulitkan, terlebih bagi orang-orang yang tertimpa penyakit kikir. Jangankan memberi, membeli saja masih kikir, suka di tawar-tawar, pokoknya merasa puas jika dapat harga yang paling murah, padahal uangnya banyak, yahh ... seperti itulah penyakit kikir.
Dampak buruk dari penyakit kikir, tidak hanya dosa, melainkan juga rusaknya hubungan sosial. Ia akan mulai di benci oleh orang lain, ketika telah di benci, beruntung jika hanya di jauhi, bagaimana kalau sampai di jahati?
Tentu akan menimbulkan kerugian yang cukup besar, bayangkan saja, berapa biaya rumah sakit yang di keluarkan, jika di sakiti secara fisik. Jika hartanya di ambil paksa? Rugi juga.
Intinya, tidak ada kebaikan bagi orang yang kikir, semoga ALLAH melindungi kita semua dari penyakit tersebut.
Orang yang senang memberi hadiah, akan menimbulkan kesan baik di masyarakat. Kedatangannya akan di nanti-nanti, kepergiannya akan di rindukan, dan kematiannya akan di tangisi.
Keluarganya pun akan mendapatkan imbas baiknya, minimal akan di hormati oleh orang-orang. Apalagi jika sampai ada yang mendatanginya untuk membalas jasa baik yang di lakukan salah satu anggota keluarganya tersebut.
✔ Bismillah
Telah hadir lagi...
⌨
Kelas Online: 2 Hari Bisa Ngetik 10 Jari (Batch 8)
•┈┈••••••○○○✨✨○○○••••••┈┈•
Tentunya manfaat mengetik cepat 10 jari adalah:
• Skill lebih bertambah
• Mempercepat Pekerjaan
• Hemat Tenaga
• Mudah menuangkan Ide
• Tidak perlu melihat keyboard
•┈┈••••••○○○✨✨○○○••••••┈┈•
📝 Kelas ini Cocok bagi:
• Pelajar (SMP-SMA)
• Mahasiswa
• Guru & Dosen
• Karyawan Kantor
• Pelayan Toko
• Staf Pesantren
• Penulis Lepas
• Penerjemah
• Aktivis Dakwah
Atau bahkan “pengangguran” yg ingin menggunakan kemampuan mengetik sebagai penghasilan
⏱ Waktu:
Hari: Sabtu – Ahad, 30 Sep - 1 Oktober 2017
Via Group WA
Materi
✔ 🖥 Video
✔⌨Latihan
🎙Coach:
Kusnandar Putra
(Editor Buku #DiaryMuslimahBerhijab)
Maksimalkan skill mengetikmu, ya
Daftar Sekarang Juga...
Cara daftar:
Ketik >>
M10J - Nama - Asal - Lk/Pr - No. WA - Nama FB/IG
Kirim ke:
WA: 081354821004
Line: aan447
BBM: D55AAB83
✅ Bonus:
📃8 Ebook dari Hanin Publishing
✔Slide Desain
Penyelenggara:
🌴 Khodijah Coach
Sudah saatnya hijrahkan jari, dari 2 jari dalam ngetik ke 10 jari
💰Investasi cuma Rp245.000
Khusus mendaftar tanggal:
🌴25-27 September >> 99rb
🌴28 September >> 145rb
🌴29 September >> 245rb
#semogaBermanfaat
#Ngetik10Jari
#Batch8
--- 100% Garansi Bisa Menulis ---
Kalian sibuk, tapi mau kursus menulis? ikut aja di kursus online MIB Indonesia
Kursus sistem Online via WA. Tersedia dua Kategori Kelas:
1. Kursus Kelas Puisi
Oleh: Batara Isra
✩Juara 1 Lomba Puisi oleh Penerbit 9 Mutiara
✩Juara 2 Lomba Puisi Nasional Palestina oleh KNRP
✩Karyanya termuat di beberapa antologi puisi bersama, Diary Januari (2015), Prasasti Kasih (2015), 700 Batang Cahaya (2015), Benang Ingatan (2016), Surat Cinta untuk Makassar (2016)
2. Kelas EBI (Ejaan Bahasa Indonesia)
Oleh:
Nur Rahmat Hidayat, S.Pd
✩Aktif Mengajar BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing)
✩Pernah Mengikuti program Culture Immersion Pusat bahasa UNM
✩Pernah Mengajar di Pusat bahasa UNM
✩Sekarang mengajar di Alekawa Language & Culture Center
16x pertemuan (45 menit/pertemuan). Waktu ditentukan bersama.
Biaya Kursus : 200 rb (kelas reguler). Tersedia kelas Private
Fasilitas:
*File materi
*File Sertifikat
*Konsultasi gratis
*Kartu Member MIB
Ket:
*Kartu Member MIB dapat digunakan oleh anggota untuk menerbitkan buku secara gratis di MIB Indonesia :)
Chat segera:
Line/WA/No hp: 085256421347
Kuota peserta TERBATAS :)
#semogaBermanfaat
“Tidaklah dua muslim itu bertemu lantas berjabat tangan melainkan akan diampuni dosa di antara keduanya sebelum berpisah.” (HR. Abu Daud no. 5212, Ibnu Majah no. 3703, Tirmidzi no. 2727. Al Hafizh Abu Thohir menyatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Adapun Syaikh Al Albani menyatakan bahwa hadits ini shahih).
Kedengarannya perkara yang sepele, namun memiliki keutamaan yang tidak sepele. Maka dari itu, sebaiknya kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kita (manusia) adalah makhluk pendosa, maka sepantasnya lah bagi kita untuk mencari jalan-jalan yang dapat menghapuskan dosa. Seperti misalnya mempraktekkan dalil di atas.
Terlebih lagi, ALLAH swt telah memberikan berbagai macam nikmat kepada kita semua, padahal kita ini banyak dosa. ALLAHUAKBAR, ini membuktikan betapa sayangnya ALLAH kepada kita.
Kenikmatan yang ALLAH berikan itu, harus di syukuri dan di arahkan menuju ketaatan. Karena walaupun anda memiliki semua kenikmatan dunia, tapi tidak mengenal agama ALLAH, maka sama saja anda seperti bangkai yang berjalan.
Salah satu bentuk mensyukuri nikmat ALLAH, ialah dengan berbagi. Namun kita perlu ingat konsep dasar dari bersedekah, yakni jangan bersedekah dengan yang buruk-buruk, karna itu dapat melukai hati si penerima, jangan juga bersedekah dengan harta yang paling di cintai, karena itu akan melukai hati si pemberi.
Mengapa harus bersedekah dengan yang baik-baik?
“Sesungguhnya ALLAH Ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik-baik. Sesungguhnya ALLAH memerintahkan kaum beriman dengan apa-apa yang diperintahkan kepada para Nabi.” Lalu Beliau membaca: “Wahai para Rasul makanlah yang baik-baik dan kerjakanlah amal shalih.” (QS. Al Mu’minun (23): 51). Dan membaca: “Wahai orang-orang beriman makanlah yang baik-baik dari apa-apa yang Kami rezekikan kepada kalian.” (QS. Al Baqarah (2): 172). Lalu Beliau menyebutkan ada seorang laki-laki dalam sebuah perjalanan yang jauh, kusut dan berdebu, dia menengadahkan kedua tangannya ke langit: “Wahai Rabb, wahai Rabb,” sedangkan makanannya haram, minumannnya haram, pakaiannya haram dan dia dikenyangkan dengan yang haram, bagaimana bisa doanya dikabulkan?” (HR. Muslim)
Namun terkadang, manusia suka menyedekahkan sesuatu yang sudah tidak ia sukai, misalnya saja pada makanan, nanti kalau sudah mendekati basi, barulah di berikan kepada tetangga. Astagfirullah.
Begitulah manusia, makhluk yang sangat lemah. Sangat rentan dengan gangguan syaiton, bahkan selama manusia masih hidup, maka tidak aman ia dari gangguan syaiton.
Semoga ALLAH melindungi kita dari gangguan dan godaan syaiton yang terkutuk, aamiin.
Wawlahu a'lam
✔ Bismillah, Jika Anda Punya Hobi, Mungkin Info Terpenting ini Perlu Anda Pelajari
✔ TEMUKAN PETA HARTA HANYA DARI HOBI YANG DI-ONLINE-KAN
Saatnya hobi Anda menjadi sebab pilar pemasukan luar biasa
🍃Yuk, baca info menarik ini sampai selesai
Hobi ini tentunya adalah termasuk nikmat dari ALLAH -azza wa jalla- yang mesti kita syukuri
Dan juga kita sepakat, bahwa ternyata ada banyak orang di luar sana yang bisa berhasil hanya berangkat dari hobi yang digeluti, disenangi, dan ditahu cara pemasarannya
Ada yang sukses hanya dari hobi menjahit, desain, menulis, bisnis, dst. Semua itu berawal dari sebuah hobi
❗Namun, sebagian orang pada faktanya, meskipun ia tekuni hobinya, ia tidak tahu bagaimana menciptakan PETA HARTA KARUN dari hobi
🌺Oleh sebab itu, kami membuka kelas:
ONLINE-KAN BISNISMU
✅ MENGAPA KELAS INI DIBUKA?
Mungkin Anda pernah atau sedang mengalami hal-hal ini:
✔ Merasa hobi sudah digeluti, tapi pusing bagaimana cara membisniskannya...
✔ Hobi Anda sangat potensial dibutuhkan di masyarakat, namun belum jelas cara mensosialisasikannya...
✔ Pemasukan Anda sudah wah, mau disharing ke teman-teman, tapi bagaimana cara mengkursuskannya...
✔ Anda sudah expert di hobi, tapi terasa masih belum tahu cara membagi ilmunya...
✔ Anda ingin tahu rahasia bagaimana meng-Online-kan hobi dengan pemasukan luar biasa...
🌺Alhasil, insya ALLAH, kelas ini sangat membantu Anda
INSYA ALLAH, BEGINI DETAILNYA ILMU YANG ANDA PELAJARI DALAM KELAS ONLINE-KAN HOBIMU
•┈┈••••••○○○✨✨○○○••••••┈┈•
✅ 7 Prinsip dalam Mengursuskan Hobi secara Online
✅Kiat dari 0 meng-online-kan hobi
✅Trik bagaimana metode membagi ilmu secara online
✅Gaya kursus dan seminar via WA, FB, Email
✅Cara beriklan agar banjir peserta
✅Kiat berinteraksi dengan peserta kursus dengan interaktif
✅cara membangun komunikasi wah dengan para alumnus kursus
✅Bagaimana cara membuat materi agar optimal
•┈┈••••••○○○✨✨○○○••••••┈┈•
BAGAIMANA MEKANISME KELAS INI BERLANGSUNG?
Kelas ini -insya ALLAH- berlangsung:
✅ Selama 2 hari
✅Sabtu-Ahad, 23-24 September 2017
✅Via Group WA
"Masya Alloh, saya tertarik ikut. Berapa investasinya?"
Mengingat ilmu yang ada dalam kelas ini "daging", sarat akan strategi, teknik, dan pengalaman, maka investasinya cuma Rp500.000,-
Namun, karena kelas ini hanya dikhususkan sesama muslim, investasinya spesial cuma Rp350.000,- Bukan Rp500.000
Tokcer, kan?
🌺Untuk hobi yang -insya Alloh-bisa menjadi pilar terbesar pemasukan Anda. Cukup Anda investasikan Rp350.000 saja, Anda sudah bisa ikut kelas 2 hari ini
Alhamdulillah
❗JANGAN BURU-BURU IKUT...
Khusus untuk Anda yang memutuskan daftar kelas ini tanggal:
✔18-20 September >> 159rb
✔21September r>> 235rb
✔22 September >> 350rb
❗SEKARANG, MANA YANG LEBIH PENTING:
IKUT KELAS INI SEKARANG ATAU TELAT SEHINGGA BAYAR Rp350.000,-?
BONUS ISTIMEWA
Sebagai bonus tambahan karena Anda telah ikut kursus ini, maka diberikan Anda BONUS berupa...
✔ 1. Audio Cara Membina Reseller Agar Loyal
✔ 2. Audio Teknik Buat Status Jualan yang Elegan
✔ 3. Audio Rahasia Jualan Laris via Whatsapp
✔ 4. Audio Cerdas Mengelola Keuangan
✔ 5. 8 Ebook dari Hanin Publishing
🎙Pemateri:
Kusnandar Putra
(Coach Super Tim, Penulis Buku Quotes for Muslim)
"Ok. Saya ikut! Caranya?"
Ketik:
OnlinekanHobi - Nama - Asal - Usia - Hobi yang mau di-online-kan - No. WA - Nama FB/IG
Kirim ke >>
WA: 081354821004
Line: aan447
BBM: D55AAB83
Penyelenggara:
Khodijah Coach
❗NB
-Jangan sampai hobi/keahlianmu tidak bisa menghasilkan apa-apa
#semogaBermanfaat #seminarOnline #petaHartaKarun
Komunitas Literasi Sulawesi, Berkumpul Dalam Tajuk 'Selagi September'
- 01.44.00
- By Ma'arif
- 0 Comments
Beberapa komunitas literasi di Makassar menggelar Temu Komunitas Literasi yang bertajuk 'Selagi September, Sastra di Titik Temu'.
Di wadahi oleh La Macca Creative Corner yang bertempat di Jalan Pettarani, Makassar. Kegiatan ini berlangsung pada ahad (17/9/2017) malam. Dihadiri oleh anggota komunitas dan masyarakat umum.
Kegiatan ini lahir karena inisiasi beberapa komunitas di Makassar, dengan harapan semakin eratnya hubungan silaturahmi lintas komunitas.
Mengusung hastag #jamaahkreatifsektorselatan, kegiatan ini berlangsung seru dengan beberapa item kegiatan, yakni talkshow, creative sharing, pembacaan puisi, dan music acoustic.
Diantara komunitas yang berpartisipasi, yakni Pecandu Aksara, Aksara Merdeka, Anak-Anak Senja, Ara Kata, Lego-Lego Institut, Malam Sureq, FLP Ranting Unismuh, Koma, Pembatas Buku, Serat Sastra, Ruang Abstrak, Pustaka Lempo Gandeng, dan IPASS.
Untuk sesi talkshow, di moderator oleh Fahri Djaman—gost writer. Sementara Sulhan Yusuf—direktur paradigma institute—dan Faisal Oddang—penulis buku puya ke puya—bertindak sebagai narasumber.
"Budaya literasi adalah salah satu jalan untuk membentuk pemikiran yang baik." Kata Faisal Oddang, yang juga merupakan seorang sastrawan.(*)
Masjid merupakan tempat ibadah bagi ummat muslim, berbagai ritual ibadah dapat dilakukan di dalamnya, seperti sholat, baca Qur'an, sedekah, bermajelis ilmu, dan lain sebagainya.
Wikipedia Bahasa Indonesia mendefinisikan arti masjid lebih kompleks lagi, "Masjid atau mesjid adalah rumah tempat ibadah umat Islam atau Muslim. Masjid artinya tempat sujud, dan sebutan lain bagi masjid di Indonesia adalah musholla, langgar atau surau. Istilah tersebut diperuntukkan bagi masjid yang tidak digunakan untuk Sholat Jum'at, dan umumnya berukuran kecil. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan-kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran."
Masjid seperti halnya rumah-rumah biasa, membutuhkan listrik, air, dan sistem operasional lainnnya.
Untuk memenuhi hal itu, tentu di butuhkan uang. Karena masjid adalah tempat umum yang bisa dinikmati dan digunakan oleh siapa saja—yang beragama Islam, maka biaya operasional nya pun di tanggung bersama.
Biasanya dalam tiap masjid, ada beberapa orang yang dipercaya sebagai pengurus. Baik itu dipilih langsung oleh orang yang membangun masjid, dipilih oleh tokoh/pemimpin masyarakat, ataupun yang dipilih oleh masyarakat umum.
Pengurus masjid inilah yang bertugas mengurusi segala kelengkapan dan kebutuhan masjid, juga dalam hal pengelolaan uang.
Sumber keuangan masjid diperoleh dari sumbangan jama'ah, di bahasakan sebagai dana ummat, yang tentunya diperuntukkan untuk ummat juga.
Salah satu media pengumpulan dana masjid adalah wadah celengan, yang biasanya berbentuk kotak, dan disebut sebagai kotak amal.
Tidak tanggung-tanggung, dana ummat yang terkumpul dalam satu masjid saja, bisa berpuluh-puluh juta.
Seperti contoh masjid kecil di dekat rumah saya, tiap jum'at, kondisi keuangan masjid di laporkan oleh pengurus, dan hasilnya, kas masjid sampai berpuluh-puluh juta. Itu baru masjid kecil, bagaimana dengan yang besar? Mungkin bisa mencapai ratusan juta.
Di samping banyaknya kas masjid, ada otak-otak jahat yang tergiur ingin memilikinya. Dan sasaran yang paling mudah ialah mediator pendapatan masjid, ya ... celengan.
Baru-baru ini, 2 remaja di Luwu Utara nekad mencuri celengan masjid. Padahal kedua remaja ini masih berusia belasan tahun, namun telah berani melakukan tindakan seperti itu.
Beruntung, remaja tersebut tidak di amuk massa, padahal ia telah tertangkap basah oleh sekumpulan orang, saat menjalankan aksinya. (Sumber: makassar.tribunnews.com)
Kita bisa mengasumsikan 3 faktor, mengapa hal tersebut bisa terjadi:
1. Lemahnya pendidikan keluarga
Selo Soemarjan (1962) dan Abdullah (dalam Roucek dan Warren, 1994:127) menyebutkan bahwa keluarga adalah kelompok inti dalam masyarakat, sebab pendidikan pertama yang diterima seseorang secara alamiah ada dalam keluarga. Dalam keluarga anak di ajarkan berbagai hal yang dibutuhkan untuk menjalani kesehariannya.
Dalam pendidikan keluarga inilah yang membentuk karakter dasar, jika nilai-nilai kebaikan telah di tanamkan dalam diri seseorang sejak kecil, maka nilai-nilai itulah yang dibawa sampai dewasa, in shaa ALLAH.
Jadi, dalam keluarga perlu adanya pendidikan karakter, dan pemberian contoh yang baik, bagi anak-anak dalam keluarga tersebut.
Besarnya peranan orang tua terhadap anak, juga telah dikuatkan oleh sabda RosûlulLâh, “Setiap manusia yang lahir, mereka lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi atau Nasrani” (HR. Bukhari-Muslim)
2. Teman bergaul
Seseorang akan cenderung mengikuti apa yang dilakukan temannya, jika temannya baik, ia bisa jadi ikut baik juga.
Pengaruh teman sebaya sangat penting, yang tak dapat kita remehkan dampaknya. Terdapat jalinan yang kuat antara para remaja. Di kelompok teman sebaya, mulai di terapkan nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama. Keberadaan teman sebaya sangat mempengaruhi tingkah laku, minat, bahkan sikap dan pikiran remaja. Misalnya pengaruh terhadap cara berpakaian, gaya hidup, merokok, sikap dan sebagainya (Mapiere, 2004).
Oleh karena itu, "pilih-pilih" teman itu sangat penting, bukan dalam rangka sombong, tapi untuk menyelamatkan diri sendiri.
3. Adanya kesempatan
Sebagaimana yang sering disampaikan oleh bang Napi, "kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelakunya, tapi karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah! Waspadalah!"
Bisa jadi dalam kasus tersebut, pengurus masjid teledor dalam mengamankan celengan. Hingga terbuka peluang manis, bagi para pelaku untuk menggasaknya.
Wawlahu a'lam
“Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR. Tirmidzi no. 2346, Ibnu Majah no. 4141. Abu ’Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib).
Alhamdulillah, begitu banyak nikmat yang ALLAH swt. berikan kepada kita, terutama nikmat keamanan. Betapa banyak saudara-saudara kita di luar sana yang tidak mendapat nikmat ini, mereka merasa tidak tenang di rumahnya sendiri, sebab musuh bisa datang kapan saja, musuh mengintai dimana-mana.
Berbeda dengan kita, yang alhamdulillah tidak merasakan perasaan yang sama, seperti yang dialami saudara-saudara kita itu. Maka sangat patut bagi kita untuk bersyukur, dan tak lupa mendoakan dan memberi bantuan sebisanya, kepada saudara-saudara kita yang tengah tertindas.
Namun masih banyak dari kita, yang lupa dengan nikmat keamanan ini. Seakan-akan hal itu biasa saja, dan semoga dengan tulisan singkat ini, kita kembali ingat dan mengucap syukur atas segala nikmat-Nya.
Nikmat keamanan ini harus di balas dengan ibadah, sebagai bentuk syukur dan ketaatan kita kepada-Nya.
"Maka hendaklah mereka beribadah kepada Rabb, Pemilik rumah ini (Ka´bah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan." [Quraiys/106:3-4]
Selain keamanan, nikmat besar lain yang ALLAH berikan adalah kesehatan. Kesehatan adalah mahkota yang tidak bisa di lihat, kecuali oleh orang-orang yang sakit.
Bersyukurlah kita yang telah di beri kesehatan, sebab ada banyak orang di rumah sakit yang sangat menginginkan dirinya sehat. Bahkan jika di tawarkan harta yang banyak, ia akan tetap memilih kesehatan.
"Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari)
"Sesungguhnya ALLAH, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (Q.S. Luqman : 34)
Dengan mensyukuri nikmat, rezeki kita akan bertambah dan berberkah, in shaa ALLAH.
Wawlahu a'lam
✔ Bismillah
🌴Alhamdulillah, hadir kembali, seminar online Batch 13 >> "2 Jam Bisa Desain Modal Smartphone"
Insya ALLAH, Anda akan belajar:
✔ Mengenal 3 aplikasi desain super di Smartphone
✔ Memadu gambar dan teks yang pas
✔ Mengombinasi warna interest yang menarik hati orang
✔ Teknik ketepatan memilih warna font
✔ Tempat mengambil gambar yang keren
✔ Bagaimana rahasia dasar-dasar desain
✔ Bagaimana cara berdakwah melalui desain
✔dll
Insya ALLAH,
⏱ Hari Ahad, 17 September 2017
Pukul 20.00 -22.00 WIB
Via Group WA
🌴Mekanisme belajar:
✔Disertai video penggunaan aplikasi
✔ Ada materi
✔ Praktik
✔ Tanya jawab
✔ Ada group alumnus usai seminar
💡Bersama
Kusnandar Putra
(Desainer Hanin Publishing)
📲Anda boleh daftar dengan format: SeminarDesainer -Nama - Lk/Pr - No. WA - Nama FB/IG
Kirim ke >>
WA: 081354821004
Line: aan447
BBM: D55AAB83
•┈┈••••••○○○✨✨○○○••••••┈┈•
⭐Bonus:
✔ 8 Ebook dari Khodijah Coach
✔ 78 Slide Dakwah Eksklusif
✔ 48 Slide Dakwah Elegan
✔ 40+ Slide dengan Hati
•┈┈••••••○○○✨✨○○○••••••┈┈•
Penyelenggara:
✏Khodijah Coach
✅Investasinya hanya Rp149.000
❗NB
Khusus yang mendaftar tanggal:
11-14 September >> 99rb
15 September >> 129rb
16 September >> 149rb
So, semakin cepat Anda mendaftar, semakin terjangkau investasi yang Anda keluarkan
#SeminarOnline
#DesainModalSmartPhone
#Batch13 #semogaBermanfaat #aplikasiDesain #teknikMemilihWarna #dasarDesain

